Text
Perjalananku mengelilingi dunia : catatan perjalanan seorang penulis feminis
"Sebagai seorang feminis sosialis, saya terpaksa masuk daftar hitam dan menderita di bawah rezim Sadat. Ketika rezim beralih ke Mubarak, saya masuk daftar abu-abu. Saya dapat menerbitkan karya di Mesir. Tetapi rezim itu tidak senang dengan apa yang saya tulis. Saya kira semua penulis kreatif termasuk oposisi di negeri-negeri mereka. Amat sulit bagi para penulis kreatif untuk menyetujui atau menaati rezim. Terutama bila rezim itu menindas. Saya termasuk orang yang lebih menyukai kebebasan berpendapat daripada restu para penguasa."
Racikan tylisan yang dibuat Nawal dalam buku ini memiliki beragam topik mulai dari gugatan terhadap ketidaksetaraan gender (digambarkan dengan baik ketika ia incognito menjadi laki-laki dan menyusup ke panti pijat di jalanan kota Bangkok) hingga pengungkapan berbagai sisi lain dari apa yang ada di 4 benua menjadi rangkaian kisah yang kaya warna humanis dalam perjalananku Mengelilingi Dunia.
Karakter tulisannya tidak berubah, ia tidak memisahkan kebebasan kaum perempuan dengan [embebasan bangsa atau dengan penindasan sistem kelas patriaki lokal dan internasional.
| 002395 | R 809.382 SAA p | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain